Cinta dan Jarak
July 27th, 2008 by aprizz"Cinta dan Jarak"
Tiada satir penghalang
Tiada halilintar menyambar awan, hujan, lalu membanjiri daratan
Bumi masih tetap utuh, walau beberapa bagian telah goncang
Langitpun belum runtuh,
tapi mata begitu saja lumpuh,
kala bayangmu semakin dekat.
Sementara hati tak mampu menolak rindu,
kala ragamu mulai menjauh dariku.
Jarak terhampar,
antara aku dan kamu…
Tapi sudahlah, ..tak apa-apa!!
Itu adalah bias cinta. adapun dermaga..?
aku hanya butuh waktu
untuk dapat berlabuh
cukup satu yang ku pinta
bersabarlah!!
itu saja…!
"Cinta dan Jarak" yang sesungguhnya jauh, seakan kita merasa tetap
dekat. Walaupun perpisahan raga dalam jarak ruang dan waktu sudah tak
terelakkan, namun keterikatan batin dan jiwa tetap mendekatkan kita.
Hal itu ternyata diilhami dan dibarengi dari sebuah kejujuran,
pengertian, dan kesepahaman. Tatkala dua hati bertemu dan saling
mengeja makna dalam untaian kata-kata pengakuan. akhirnya tumbuh sebuah
kebenaran atas kesatuan cinta di antara kita. Dan waktulah yang nanti
akan menjawab semuanya. Dan mungkin jawaban bahwa kita telah tertakdir
untuk mempunyai satu rasa, ‘cinta’. satu lagu lagi yg jadi themes song gw hari ini
Ternyata Cinta
Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata… perasaanmu padaku
Telah cukup lama kudiam…
didalam keheningan ini
Kubekukan di bibirku
Tak berdayanya tubuhku
Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta… (tulus mendekap jiwaku)
Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya
Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku
Terkadang, kita memang perlu melakukan tindakan tegas kepada orang
yang kita cintai sekalipun. Bukan berarti kita telah kehilangan cinta,
tapi itulah sebuah bukti bahwa kita mencintainya. Bahwa cinta tak
selamanya mendukung apa yang diperbuatnya jika itu salah. Salah satu
bentuk cinta agar ia tak kian tenggelam dalam perbuatan yang tidak
benar, agar ia sadar akan kesalahannya.
Cinta, bukan berarti mencintai seseorang yang sempurna, tapi
bagaimana mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang
sempurna. Mencintai orang lain dalam ketidaksempurnaannya. Jika ia
berbuat salah, kita wajib membantunya. Tidak serta merta langsung
mencampakkannya. Karena memang tidak ada manusia yang sempurna.
Bersyukurlah jika cinta kita berjalan seperti yang kita inginkan.
Tentu tidak akan sesempurna mimpi dan harapan kita. Sejauh masih bisa
dicintai dengan cara yang sempurna, jangan pernah menyerah. Tapi jika
memang tidak lagi bisa diteruskan, tak ada salahnya jika mengambil
keputusan. Meski mungkin itu pahit.
untuk kamu yang masih ada disana
entah masih merindukan ku atau tidak (i hope)
dan aku yang tetap masih ada disini mencoba bersabar
masih saja tanpa asa bersabar menunggumu